Referensi. Air di dalam akuarium harus diganti setidaknya seminggu sekali, tetapi lebih sering akan lebih baik. Membersihkan akuarium secara teratur memiliki dua tujuan. Pertama, menghilangkan bau amis akuarium. Kedua, membantu menjaga kesehatan ikan. Jika Anda melihat kaca akuarium mulai keruh, sudah waktunya mengganti air kotor dengan air bersih. Tambahkan gambut ke tangki akuarium untuk menyesuaikan kadar pH. Ikan sangat sensitif terhadap kadar pH air dan bisa mati jika terlalu asam atau basa. Kebanyakan spesies ikan bertahan hidup dalam air berkadar relatif netral, dengan pH mendekati 7. Jika air menjadi terlalu basa, tambahkan gambut untuk menurunkan kadar pH. Air sumber dengan pH yang lebih tinggi dapat membantu menjaga pH dalam akuarium tetap dalam kisaran yang diinginkan. Penggunaan Karbon Dioksida (CO2): Penambahan karbon dioksida (CO2) dapat membantu menaikkan pH secara bertahap. Namun, Anda perlu mengetes tingkat pH air sebelum mengatasinya. Sebab, jika sembarangan dan membuat pH terlalu turun, ini akan membuat ikan muda kesulitan hidup. Apalagi ada banyak spesies ikan yang tidak bisa hidup dalam kisaran pH air rendah. Cara menangani pH air yang tidak stabil adalah dengan melakukan pergantian air secara rutin paling oMjO.