Jagung merupakan salah satu tanaman yang memiliki peran penting bagi perekonomian masyarakat khususnya bagi masyarakat di desa salupao kecamatan lamasi timur kabupaten luwu. Jagung ini memiliki banyak peran penting bagi masyarakat, bukan hanya sebagai sesuatu yang dapat di perjual belikan tetapi juga dapat di jadikan sebagai konsumsi rumah Berikut beberapa varietas jagung manis unggul yang dapat dipilih untuk dibudidayakan.. 1. Super Sweet. Varietas jagung manis ini memiliki pertumbuhan tanaman yang tegap dan kuat serta sangat sesuai untuk dikembangkan di daerah beriklim tropis. Jagung super sweet juga tahan terhadap penyakit karat daun. Ciri jagung varietas ini adalah ukuran tongkolnya yang besar dan terisi penuh. Dalam tujuan pembudidayaannya, jagung dibudidayakan dalam bentuk jagung manis, jagung pipilan, bahkan jagung untuk sayur (baby corn). Dalam mempelajari teknik budidaya dan produksi tanaman jagung, maka kami selaku mahasiswa Agribisnis, melaksanakan kuliah praktikum Teknologi Produksi Tanaman 1 agar dapat mengerti bagaimana cara teknik produksi Di Indonesia perkembangan tanaman jagung manis masih terbatas pada petani-petani bermodal kuat yang mampu menerapkan teknik budidaya secara intensif. Keterbatasan ini Budidaya jagung manis berpeluang memberikan untung yang tinggi bila diusahakan secara efektif dan efisien (Sudarsana, 2000). Menurut Badan Statistik Sumatera 14. Penyakit pada tanaman jagung : Penyakit Bule (Downey Mildew) Disebabkan oleh jamur Peronosclospora mayds. Berkembang biak pada suhu 27ºC keatas udara yang lembab. Gejala: (1) umur 2-3 minggu daun runcing, kecil, kaku dan pertumbuhan batang terhambat (2) umur 3-5 minggu mengalami gangguan pertumbuhan. Jasman J (2016) Pengaruh Jarak Tanam dan jumlah benih perlobang terhadap pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays,saccarata sturt L). Univ Sam Ratulangi Manado. Jurusan Budidaya Pertanian Journal Eugenia vol 16 No 3 Des 2010 repo.unsrat.ac.id/262/1/1. Kementan,2015. Modul Pendampingan Mahasiswa dalam Rangka Upsus Padi,Jagung,Kedelai Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis pada berbagai dosis pupuk organik. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Baru, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, yang berlangsung dari bulan Mei - Juli 2013. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok, yang terdiri atas 6 perlakuan, yaitu A = pupuk an RINGKASAN SITI HARDIYANTI BATUBARA. Pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays saccharata L.) di tanah pasang surut dengan pemupukan N dan K spesifik lokasi (Dibimbing oleh DEDIK BUDIANTA dan SITI NURUL AIDIL FITRI) Tanah pasang surut bisa dijadikan salah satu alternatif untuk lahan pertanian Lahan garapan yang digunakan utuk menanam jagung manis berkisar antara 0,05 - 1 hektar dengan rata-rata luas lahan garapan untuk tanaman jagung manis sebesar 0,26 hektar. Dilihat dari penggunaan lahan untuk budidaya jagung, skala usahatani petani masih kecil karena penggunaan lahan masih dibawah 0,5 hektar. 78 2. Maka lokasi areal budidaya tanaman jagung adalah di areal yang terbuka berupa sawah atau ladang yang tidak terlindung. Secara nasional pengembanngan jagung pada lahan kering menempati urutan terluas. Jagung manis termasuk tanaman monokotiledonus (Admaja, 2006). Berdasarkan tipe pembungaannya jagung manis termasuk tanaman monoecius yang fhdfR.